dia telah mengalahkan ku.. membunuh ramai di jiwa ku.. walau kadang tak selamanya ingin itu membara tapi dia terlanjur mematikannya..
aku akan tetap berjalan ke depan tanpa perduli kemana arah langkah mu berjalan.. karna yang ku tahu, langkah yang ku tempuh adalah harapan..
ku hanya ingin lihat kau bahagia disana..
tak usah kau perdulikan aku..
karna jalan yang kita tempuh sudah berbeda..

jalan yang pernah kita lalui pun telah rusak.. tak mungkin kita bisa perbaikinya jika kita tak hendak..
dan bila.. ku temukan suatu bahagia dalam perjalanan langkah ku ini.. aku akan membawanya serta.. dengan harap ia kan slalu temani hingga akhir hidup.. yang kan memeluk dan mendekap saat ku luka.. spanjang jalan yang kan aku dengannya tempuh nanti..